KABUPATEN TANGERANG - Bertempat di Cafe 99 Kecamatan Kronjo, Rapat persiapan (technical meeting) menjelang babak 8 besar (perempat final) turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo di selenggarakan, dan momen ini memang sangat krusial karena fase paling panas dan bergengsi karena menyajikan atmosfer ketat dengan tensi pertandingan yang semakin tinggi. (23/09/2026)
Dalam penyampaiannya, Ketua Panitia (Organizing Committee) Open Turnamen Link Viber Cup 2026, Trisno Sergio mengatakan jika saat ini fokus utama dan agenda rapat terbagi menjadi 2 perspektif. Pertama, adalah sisi Panitia penyelenggara dan kedua sisi manajemen tim peserta,"jelasnya
"Poin-poin penting yang dibahas dan wajib disepakati bersama dalam agenda rapat tersebut adalah :
# Dari Sisi Panitia Penyelenggara (Technical Meeting Umum) disini Panitia wajib mengumpulkan perwakilan dari 8 tim yang lolos untuk menyepakati regulasi baru dalam turnamen tersebut.
# Terutama, Menegaskan waktu kick-off dan durasi pertandingan, dan jika hasil berakhir seri, umumnya langsung dilanjutkan ke babak adu penalti (tanpa extra time) untuk menentukan pemenangnya
# Kemudian soal ketepatan Waktu (Jam Kick-off): Menentukan jam kedatangan tim (misalnya wajib hadir 60 menit sebelum laga) demi pengecekan data pemain dan pemanasan agar pertandingan tidak molor, lalu terkait, kepemimpinan wasit, keamanan juga antisipasi kehadiran para suporter, Mengingat tensi jelang perempat final dipastikan lebih meningkat.
Disini Ketua penyelenggara, Trisno Sergio juga menjelaskan, "Jika dalam hal ini panitia telah berkoordinasi dengan pihak keamanan setempat (Polsek/Koramil/Ormas) untuk mengantisipasi ) kepemimpinan wasit yang menimbulkan terjadinya gesekan antar suporter dan berjanji akan menindak tegas tim yang memicu timbulnya kericuhan," ungkapnya
Sementara itu Kepala Desa Kresek, Saidul Milad atau yang akrab disapa "Bandeng" Selalu manager Tim Perscia Reborn Kresek, dalam penyampaian keluh kesahnya mengikuti Turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo dihadapan forum "Technical meeting" menjelaskan, "Ini soal kepemimpinan wasit yang benar-benar benar harus netral dan profesional,lalu terkait tim petugas keamanan yang juga perlu di ditambah personilnya, untuk mengantisipasi ganguan kehadiran para suporter," tegasnya
Dan untuk antisipasi laga tersebut tak molor, maka setiap tim juga harus datang satu jam sebelum pertandingan digelar. Karena terebut selama satu jam bisa melakukan pemanasan hingga melancarkan tim teknis untuk mengecek kesiapan dan data pemain," ucapnya.
"Nah, ini yang harus di persiapkan dan disepakati bersama, agar jangan sampai laga terlalu sore karena tak semua venue ada lampu penerangan. Sehingga harus diputuskan, laga digelar berapa ?," tutur Bandeng
Terakhir Saya berharap, semua manajer tim mentaati aturan-aturan yang sudah tertuang di regulasi yang sudah dibuat dan disepakati bersama.
Ini tidak hanya soal mekanisme. Semua manajer dan perwakilan, diminta menandatangani Fakta integritas, yang isinya, menyatakan semua tim harus siap menang dan siap kalah. Semua tim harus mendukung sportivitas. Tim juga harus Legowo, jika menerima sanksi bila melakukan pelanggaran," pungkasnya.
(Yanto)


