Pertandingan Sepakbola Tanpa Sang Reporter, Bagaikan Sayur Kurang Garam

Pertandingan Sepakbola Tanpa Sang Reporter, Bagaikan Sayur Kurang Garam

DELIK HUKUM
Sabtu, 19 September 2026


KABUPATEN TANGERANG - Bagi masyarakat dan para pengemar olahraga Sepak bola di Turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo, siapa yang tak mengenal 2 orang sosok reporter atau pembawa acara yang selalu ceria penuh canda tawa dan memiliki gaya khas tersendiri di setiap laga pertandingan. Mereka adalah Elly Coker dan Bung Sokam Van Basten.

Kehadiran seorang Reporter menjadi warna tersendiri dari kemeriahan dan keseruan Turnamen sepakbola antar kampung atau Tarkam. Lewat gaya bicaranya yang heboh, kehadiran Reporter kerap menjadi hiburan tersendiri bagi para penonton.
Jika diibaratkan, Turnamen Tarkam tanpa hadirnya Reporter pertandingan, seperti sayur tanpa garam. Hambar ! Keduanya tidak bisa dipisahkan agar pertandingan bisa berjalan seru dan meriah.(20/09/2026)

Dalam sebuah turnamen sepakbola, Reporter sendiri adalah orang yang bertugas memandu dan menjelaskan apa saja yang terjadi selama pertandingan berlangsung. Selain itu, mereka juga harus bisa membawa suasana menjadi lebih menarik dan meriah.

Nama Elly Coker dan Bung Sokam Van Basten, sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga para penikmat turnamen sepakbola tarkam, khususnya Turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo. Dia merupakan pasangan Reporter yang sudah cukup lama berkecimpung dalam event turnamen tarkam di daerah berjuluk, "Pulau Cangkir"

Saat berbincang dengan Awak Media, Elly Coker pria yang memiliki ciri khas rambut gondrong kriting itu mengaku telah melakoni pekerjaan sebagai Reporter sepakbola tarkam selama kurang lebih 4 tahun. Selama itu pula, dia sudah sering menjadi Reporter dalam sebuah event turnamen sepakbola tarkam yang diselenggarakan di sejumlah Desa di Kabupaten Tangerang

Elly Coker, merupakan tipe orang yang asyik, humoris dan Supel Bergaul serta sangat piawai memainkan kata-kata bila sudah berada di panggung Reporter dan mulai memandu jalanya pertandingan.

Menurut Elly Coker, setiap ada penyelenggaraan turnamen tarkam, dia merupakan salah satu orang yang selalu mendapat tawaran untuk menjadi Reporter. Untuk di Wilayah Kronjo Kabupaten Tangerang, Turnamen tarkam biasanya mulai ramai digelar pada bulan Juli sampai dengan akhir tahun.

"Dari mulai Juli sampai tahun baru biasanya ramai event tarkam. Biasanya pihak panitia itu menghubungi kemudian kita buat kesepakatan. Misalkan panitia minta saya sampai satu bulan sampai turnamen selesai, berarti saya akan bertugas di situ sampai satu bulan," kata Elly Coker

"Kebetulan para panitia (red. turnamen tarkam) khususnya yang di wilayah Kronjo dan sekitarnya, itu rata-rata mereka sudah mengenalnya. Jadi ketika mereka membutuhkan saya, mereka langsung menghubungi," kata Elly Coker menambahkan.

Berbeda dengan Bung Sokam Van Basten, Dirinya menjalani pekerjaan sebagai Reporter sepakbola dalam event turnamen tarkam mengaku biasa mendapatkan honor diluar pekerjaan sehari-harinya dan biasanya pihak panitia penyelenggara memberi upah sebesar Rp.100 ribu - Rp.150 ribu per pertandingan," jelasnya

"Selain honor atau upah, kalau Reporter itu biasanya dapat saweran juga dari orang-orang tertentu. Seperti dari sponsor, pemilik Club bola, pengusaha atau para boss- boss bahkan sampai Kepala Desa," kata Sokam.

Untuk saat ini, Kami berdua (Elly Coker dan Sokam Van Basten) sedang bertugas menjadi Reporter sepakbola dalam event turnamen tarkam Link Viber Cup 2026 yang diadakan di lapangan Stadion Mini Pangeran Jaga Lautan (PKL) Kronjo

Sama seperti Reporter-reporter kebanyakan, Bung Sokam Van Basten, juga merupakan salah satu yang kerap melontarkan guyonan saat memandu jalannya pertandingan. Sebab menurutnya, selain bertugas memandu, Reporter juga harus bisa membawa suasana pertandingan menjadi semakin menarik dan seru,"pungkasnya.



(Yanto)