Drama Adu Penalti Kembali Tersaji di Laga Antara Kesebelasan AGS Group Muncung VS Tim Eleventh FC Gandaria

Drama Adu Penalti Kembali Tersaji di Laga Antara Kesebelasan AGS Group Muncung VS Tim Eleventh FC Gandaria

DELIK HUKUM
Jumat, 18 September 2026


KABUPATEN TANGERANG - Tim kesebelasan Eleventh FC dari Desa Gandaria Kecamatan Mekar Baru, terpaksa tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya, usai kalah dari kesebelasan AGS Group Muncung, melalui drama adu pinalti dengan skor 3-2 setelah bermain imbang 0-0 diwaktu normal (17/09/2026)

Pertandingan perebutan tiket babak 8 besar antara Tim AGS Group Muncung menghadapi Tim Eleventh FC berjalan cukup menarik, dan saling adu taktik serta strategi di lapangan

Para pemain AGS Group Muncung yang bermaterikan para pemain BPP FC Putra Wonogiri besutan manager Legendaris PSM Makasar, Asri Akbar yang didampingi sang Presiden klub BBP FC Putra Wonogiri, H. Bayu Endaryanto. Menurunkan skuad Full Team , seperti : Amin, Fadil Redian, Sugi Pangkali, Apip Fathoni, Azis, Satria, Solah, Deri, Dion, Ginting, Borong dan sang striker asingnya Godwin.

Sementara itu Tim Eleventh FC yang tak kalah mentereng dengan Skuad Batavia FC seperti : Bastian Lim, Ikhsan Sabilli, Muh.Yasim, Damas Damar, Jenrico Rizki, Ibnu Mubarak, Murril, Faozan Tamami, dan pemain lincah Brian Bagaskara

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama. Meski Tim AGS Group Muncung menguasai bola lebih banyak, kedua tim sama-sama menciptakan peluang. Namun hingga turun minum, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, Tim Eleventh FC tampil lebih agresif. Serangan cepat yang dibangun dan memanfaatkan sejumlah kesalahan lini tengah cukup merepotkan lini pertahanan Tim AGS Group Muncung,

Hingga memaksa sang meneger Asri Akbar memutar otak melakukan sejumlah pergantian penting dengan memasukkan pemain segarnya termasuk sang penjaga gawang. Strategi ini mengubah alur serangan dan mulai aktif melepas umpan silang dan memanfaatkan lebar lapangan.

Namun Tim Eleventh FC yang terus menekan di menit -menit akhir babak kedua dengan memanfaatkan kelelahan para pemain AGS Group Muncung, membuat skor akhir tetap bertahan 0-0

Adu penalti jadi penentu langkah ke babak 8 besar. Kemenangan dramatis ini bukan hanya menandai kemenangan bagi Tim AGS Group Muncung atas rival kuatnya, tapi juga membawa Tim AGS Muncung melaju ke babak selanjutnya.

Sedangkan Coach Asri Akbar, usai pertandingan meminta maaf kepada masyarakat dan para sporter AGS Group Muncung karena tidak bisa membawa tim kebanggan pak Kades (Agus Purwadi) mendapatkan poin penuh dan kemenangan harus dilalui dengan drama adu penalti," tegasnya

"Saya minta maaf untuk masyarakat dan para penggemar Tim AGS Group Muncung, belum bisa memberikan yang terbaik, karena kita tahu lawan yang kita hadapi hari ini cukup tangguh," ungkapnya saat ditemui usai laga.

Namun demikian, Asri Akbar tetap mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras dari seluruh pemain maupun official yang sudah berjuang hingga Tim AGS Group Muncung lolos ke babak 8 besar,"ucapnya

Asri Akbar, mengatakan, Apapun yang terjadi hari ini patut kita syukuri, terutama adik-adik yang sudah berjuang maksimal, memberikan daya dan upayanya selama 2 x 35 menit pertandingan tadi, dan kita memang pantas untuk lolos ke babak selanjutnya," terangnya

Coach Asri juga menyebutkan, "Insya Allah, dan mudah- mudahan di pertandingan 8 besar nanti kita juga akan menambah sejumlah permain, karena memang target kami tahun ini adalah Tim AGS Group Muncung Juara di ajang Turnamen Link Viber Cup 2026 Kronjo," pungkasnya.


(Yanto)