KABUPATEN TANGERANG - Pekan Raya Balaraja ke-2 dalam rangka Milad ke-3 Balai Adat Balaraja memasuki hari ke-5 yang digelar di Alun-Alun Balaraja semakin bertambah semarak, setelah beberapa hari lalu, sejak di buka secara langsung oleh Bupati Tangerang Drs H.Moch.Maesyal Rasyid,
Antusias para pengunjung yang disuguhkan oleh sejumlah Group Band dari berapa aliran musik yang saat ini sedang trend, namun malam tadi, ada pemandangan yang berbeda (26/08/2026)
Sejak pukul 20.00 WIB, para pengunjung dan pencinta musik disuguhkan oleh alunan suara musik Dangdut yang terdengar merdu dan mengajak para penonton untuk berjoged. Hadirnya penampilan Group musik Dangdut "Kobra" bersama para biduan dan penyanyi yang selama ini sering menghiasi jagat hiburan di wilayah Kabupaten Tangerang dan sekitarnya menambah semarak suasana malam.
Selain menjadi ajang berkumpul, momentum ini juga untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat Balaraja dan sekitarnya sekaligus ajang memperkenalkan potensi seni, budaya, UMKM, kuliner, dan kreativitas yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pantauan Awak media dilokasi, tampak hadir Ketua Umum Paguyuban Sedulur Musisi dan Seniman Tangerang (SEMESTA) H.Sholeh Al-Bantani bersama para jajarannya.
"Kami hadir untuk menyaksikan rangkaian acara Pekan Raya Balaraja sekaligus bentuk dukungan sebagai pelaku seni terhadap pelestarian adat dan di Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Dirinya menyebutkan, jika Balaraja memang memiliki sejarah, karakter, dan kekayaan seni budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Kabupaten Tangerang. "Pelestarian adat,seni dan budaya harus terus dilakukan sekaligus diwariskan kepada para generasi muda," jelasnya.
"Kita semua wajib ikut menjaga dan melestarikan adat, serta seni budaya. Artinya, itu menjadi tugas kita semua dan tidak hanya mempertahankan masa lalu, tetapi harus mewariskan nilai-nilai kebaikan kepada para generasi masa depan,"ujar H.Sholeh Al-Bantani yang juga merupakan pemilik RM.Istana Manceuri
Saya mengajak para generasi muda Kabupaten Tangerang khususnya, untuk lebih mengenal akar budayanya, menghargai para sesepuh, mencintai daerahnya, serta berani berkreasi dan berinovasi," ucapnya
Keberadaan Balai Adat Balaraja harus terus di kembang sebagai rumah bersama untuk para pelestari adat, seni dan budaya, juga pendidikan karakter, serta penguatan nilai persaudaraan masyarakat.
"Atas nama Paguyuban SEMESTA, kami menyampaikan apresiasi kepada Balai Adat Balaraja, panitia, serta seluruh masyarakat yang telah menggagas kegiatan ini. Semoga kita semua mampu melestarikan adat budaya dan meneruskan tradisi nilai - nilai luhur di dalamnya," ungkap H. Sholeh Al-Bantani dengan penuh semangat
"Lihat sendiri, Pekan Raya Balaraja ke-2 juga dapat menjadi wadah bagi para pelaku UMKM, seniman, budayawan, komunitas, para generasi muda, dan masyarakat untuk menampilkan karya dan inovasi terbaiknya.
"Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi Balaraja, mulai dari seni budaya, kuliner, produk UMKM, kreativitas anak muda, hingga berbagai potensi ekonomi masyarakat lainnya," terang H.Sholeh
"Intinya adalah mari kita bersama -:sama ikut melestarikan adat, budaya dan seni khususnya di Kabupaten Tangerang, agar tak termakan modernisasi zaman, kuncinya, ajarkan dan kenalkan anak - anak generasi muda kita tentang hal - hal positif,"jelas Ketua umum Paguyuban SEMESTA
Terakhir saya mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir pada malam hari ini untuk terus menjaga dan memperkuat semangat kebersamaan serta budaya gotong royong dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, Mari kita terus jaga semangat kenersamaan dan kegotong royongan in, kita harus terus bergerak bersama menuju Kabupaten Tangerang yang semakin Gemilang," pungkasnya.
(Yanto)

