JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, Minggu (12/07/2026).
Berdasarkan pantauan Awak media di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 14.12 WIB. Dengan mengenakan pakaian safari, kedatangannya langsung disambut langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Kemudian, Prabowo memasuki kawasan Indonesia Arena. Kedatangannya disambut oleh iringan lagu Bangun Pemudi Pemuda serta riuh para peserta.
Kedatangan Prabowo juga turut didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sementara itu, tampak jajaran Kabinet Merah Putih yang turut hadir di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.
Tampak pula Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Untuk diketahui, peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tahun ini memiliki makna strategis karena menjadi momentum dimulainya gerakan koperasi yang memasuki tahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Seusai puncak peringatan, rencananya Kementerian Koperasi telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan untuk menyemarakkan Harkopnas.
Pada 19 Juli mendatang akan digelar kegiatan jalan sehat atau fun run di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, yang dirangkaikan dengan bazar serta pameran produk koperasi dari berbagai daerah.
Agenda berikutnya adalah peletakan batu pertama renovasi gedung bersejarah tempat Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 26 Juli.
Bangunan yang menjadi lokasi lahirnya Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 1947 itu akan dipugar bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya dan difungsikan sebagai cagar budaya sekaligus pusat kegiatan perkoperasian.
Selanjutnya rangkaian Harkopnas 2026 akan ditutup dengan penyelenggaraan Koperasi Award pada 29 Juli di Jakarta. Dalam acara tersebut, pemerintah akan memberikan penghargaan kepada tokoh yang berjasa dalam pengembangan koperasi, Kepala Daerah yang berkontribusi dalam pembentukan KDKMP, serta koperasi - koperasi berprestasi.
Dalam pidatonya Presiden RI Prabowo Subianto, mengatakan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut sebagai salah satu sumber korupsi.
"Selama ini BUMN - BUMN itu sumber korupsi," ungkapnya dalam kegiatan Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Minggu (12/07/2026)
Prabowo juga memperingatkan agar para koruptor sadar diri dan menghentikan praktik - praktik kecurangan.
"Hentikan praktik - praktik curang, kau (koruptor), rakyat tidak bodoh," imbuh Presiden dan meminta para koruptor untuk mengembalikan kekayaan rakyat dengan baik.
"Kita bangsa pemaaf, tetapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan," ungkap Prabowo.
Presiden Prabowo juga menyoroti bahwa berbagai profesi di Indonesia membutuhkan gaji yang baik, terutama profesi guru, perawat, dan dokter.
"Polisi dan tentara butuh gaji yang baik, supaya mereka tidak memeras dari rakyat, pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka juga, tidak korupsi," ucapnya.
Sebagai informasi, Prabowo memang tengah dalam upaya untuk merampingkan jumlah BUMN.
"Dari 1.000 lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah ya," kata Prabowo
Prabowo mengatakan, selama ini pemerintah menggaji para direktur utama dan komisaris dari BUMN yang tidak memberikan keuntungan. Prabowo memberi waktu agar proses efisiensi BUMN ini selesai dalam waktu 2 tahun. Dia ingin BUMN - BUMN yang ada lebih efisien dan lebih transparan.
Tak hanya itu, Prabowo bilang, pemerintah juga telah menutup sekitar 240 BUMN yang dinilai tidak sehat secara bisnis,"jelasnya
Di tengah pidatonya yang berapi - api mengenai kemandirian ekonomi, Prabowo tiba - tiba melakukan gerakan spontan. Ia melepas kacamata baca yang bertengger di hidungnya dengan tangan kiri, melipatnya perlahan, lalu menyorongkan tubuhnya ke depan podium untuk menatap langsung ribuan pasang mata yang memadati tribun.
"Saya ingin lihat tampang - tampang koperasi ini. Muka - muka kalian bukan muka orang yang bawa lari uang ke luar Negeri! Betul ?" seru Prabowo tanpa teks.
Sontak, seluruh Stadion bergemuruh, tawa dan tepuk tangan riuh langsung menyelimuti atmosfer Indonesia Arena. Sindiran menohok itu sengaja dilemparkan Prabowo untuk menegaskan pemosisian koperasi sebagai benteng pertahanan ekonomi domestik.
Dengan bahasa tubuh yang ekspresif dengan sesekali mengacungkan jari telunjuknya ke arah audiens.
Prabowo menyatakan bahwa di masa pemerintahannya kelak, arah perputaran uang harus diubah secara radikal. Ia tidak ingin kekayaan alam Indonesia terus-menerus disedot dan dilarikan ke luar negeri oleh segelintir pihak.
"Ekonomi kita akan bangkit dari Desa, Kecamatan, Kabupaten ! Dan uangnya akan tinggal di Desa, di Kecamatan, di Kabupaten!" pekik Prabowo dengan urat leher yang menegang, memperlihatkan komitmen emosional yang mendalam.
Dengan kepalan tangan yang mengudara di akhir pidato, ia berjanji akan mengembalikan hak - hak ekonomi ke lapisan masyarakat paling bawah.
"Kita akan balikkan ! Ekonomi akan turun ke rakyat!" pungkasnya yang langsung disambut Standing Ovation dari hadirin.
(Yanto)

