Dinilai Mencoreng Wajah Pemkab, Ratusan Warga Tigaraksa Sweeping THM "Cafe Sopo"

Dinilai Mencoreng Wajah Pemkab, Ratusan Warga Tigaraksa Sweeping THM "Cafe Sopo"

DELIK HUKUM
Rabu, 13 Mei 2026


KABUPATEN TANGERANG, MEDIA DELIK HUKUM.COM
Ratusan warga Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, melakukan aksi sweeping terhadap tempat hiburan malam (THM) "Cafe Sopo" yang berlokasi di dekat kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang pada Selasa malam (12/05/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Aksi ini dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap keberadaan tempat maksiat yang dinilai telah beroperasi bertahun-tahun tanpa tersentuh hukum. Massa mendesak Satpol PP Kabupaten Tangerang, selaku penegak Perda, untuk segera melakukan penertiban dan pembongkaran bangunan tersebut secara permanen.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, terlihat turun langsung ke lokasi guna menenangkan massa yang sempat tersulut amarah akibat krisis kepercayaan terhadap birokrasi setempat.

Direktur Eksekutif Lembaga BP2A2N Banten, Ahmad Suhud, angkat bicara mengenai insiden ini. Ia menilai aksi masyarakat adalah bentuk "bom waktu" atas kekecewaan terhadap kinerja Satpol PP Kabupaten Tangerang yang dianggap tidak becus dan menutup mata.

"Wajah Pemerintah Daerah benar-benar tercoreng oleh lemahnya penegak Perda. Jika Kasat Pol PP tidak becus kerja, lebih baik diganti atau dicopot saja. Langkah masyarakat malam ini adalah bentuk kepedulian luar biasa sekaligus tamparan bagi Pemda," tegas Suhud.

Guna meredam situasi dan memberikan kepastian hukum, Kapolresta Tangerang mengambil langkah cepat dengan memasang garis polisi (police line) di area THM tersebut.

Pemasangan garis polisi dilakukan malam itu juga untuk memastikan THM tidak lagi beroperasi.

Kapolresta menjanjikan langkah lanjutan berupa pembongkaran bangunan.

“Malam ini kita langsung police line, besok kita bongkar,” ungkap Kombes Pol Andi Muhammad Indra di hadapan ratusan massa.

Saat ini, lokasi terpantau dalam pengamanan pihak kepolisian dan situasi berangsur kondusif. Warga berharap janji pembongkaran tersebut benar-benar direalisasikan agar marwah Kabupaten Tangerang tetap terjaga.

Red. Yanto
Editor: Khondoy Soja